Thailand

Ziarah Iman di Bangkok

"Memilih mengasihi, memilih harapan".
Doa meditatif bersama dengan Bruder Alois, Prior Komunitas Taizé
Di Katedral Maria Terangkat ke Surga, Bangkok
JPEG - 25 ko

Pada tanggal 11 November 2007 malam, Katedral Maria Terangkat ke Surga Bangkok dipenuhi umat yang datang dari beragam Gereja dan tradisi, paroki/jemaat, komunitas kristiani, sekolah-sekolah untuk mengikuti acara yang telah dipersiapkan sejak lama ini.

Kardinal Michael Michai Kitbunchu, Uskup Agung Bangkok, menyambut semua yang hadir dan mengungkapkan sukacitanya melihat umat Kristen dari beragam latar belakang datang berhimpun untuk berdoa bersama. Hadir pula pada kesempatan tersebut Uskup Gereja Lutheran Thailand, Wakil Moderator Gereja Kristus di Thailand dan perwakilan dari Gereja Orthodoks Rusia, Patriarkat Moskow untuk Thailand…

Katedral di hias dengan indah dan beberapa ikon dari Taizé diletakkan di tengah. Komisi Kaum Muda Katolik saling bahu-membahu menangani masalah-masalah praktis, tentu saja dengan bantuan dari mereka yang berasal dari beragam tradisi Kristiani.

JPEG - 19.5 ko

Doa berlangsung dengan lancar, penuh sukacita dan khidmat. Hampir semua nyanyian dinyanyikan dalam bahasa Thai, bagian Alkitab di baca dalam bahasa Thai dan Inggris; doa-doa umat disampaikan dalam beberapa bahasa untuk memunculkan sisi ekumenis dan internasional dari doa pada malam tersebut. Tidak hanya warga Bangkok saja yang ikut serta didalamnya; hadir pula kaum muda dari Laos, Malaysia, Singapura dan Filipina.

Dalam renungannya, Bruder Alois berbicara tentang harapan Kristiani, yang bermula dari lingkungan di sekitar kita. Kita dapat mulai melakukannya dengan memberikan perhatian yang lebih kepada mereka yang ada di sekeliling kita, terkhusus mereka yang lebih miskin dari kita. Dia berharap bahwa kelompok-kelompok, paroki-paroki kami bisa menjadi tempat berseminya kebaikan hati dan kepercayaan, tempat yang memampukan kita untuk menyambut satu sama lain.

JPEG - 19.9 ko

Saat acara doa mendekati akhir, ikon salib Taizé dibaringkan di lantai. Nyanyian diteruskan dan mereka yang hadir menunggu dengan sabar untuk memasrahkan beban-beban mereka kepada Kristus. Tampaknya mereka tidak ingin beranjak dari Gereja sama sekali; beberapa dari mereka datang mendekat ke salib dan nyanyian dilanjutkan selama beberapa saat lamanya. Saat beban-beban dipasrahkan kepada Kristus maka iman percaya, sukacita dan harapan menyeruak dalam hati kita.

Sebelum pelaksanaan doa tersebut, diadakan pula sebuah pertemuan bertema yang menghimpunkan cukup banyak orang, ada sekitar 250 orang yang hadir.

JPEG - 17.6 ko

Persiapan Ziarah Iman di Bangkok ini dimulai sejak awal tahun ini. Acara-acara doa dipersiapkan di tempat-tempat yang berbeda, di Gereja-gereja, ditempat di mana ditemukan penderitaan, tempat-tempat harapan dan di sekolah-sekolah. Di antaranya kami berhimpun di sekolah-sekolah Katolik, seminari-seminari, Gereja-gereja, di sebuah pusat perawatan milik Gereja Lutheran yang berada di daerah kumuh, di sebuah kapel orthodoks, di sebuah Gereja Anglikan. Peran-serta dari mereka terasa sangat ekumenis sekali dan ada baiknya jika perjalanan harapan, kasih dan rekonsiliasi ini diteruskan di Thailand. Selama acara-acara doa di masa persiapan, banyak dari mereka yang hadir mengungkapkan harapan mereka untuk dapat berhimpun kembali dan bisa lebih sering berdoa bersama. Jumlah umat Kristen di Thailand sangat sedikit sekali, hanya sekitar 1% dari keseluruhan jumlah penduduk. Hal ini mendorong mereka untuk menjadi saksi Kristus, perdamaian, rekonsiliasi dan harapan dalam negara yang indah ini. Berdoa bersama tentu bisa menjadi salah satu jalan terbaik untuk terus melangkah di jalan ini.

JPEG - 18.2 ko

* “Kami ingin mengungkapkan rasa terima kasih kami kepada Yang Terhormat Kardinal Michai Kitbunchu atas kehadirannya malam ini bersama kami dan atas kata-kata sambutan yang disampaikannya.
Kami juga ingin berterima kasih atas kehadiran:
Uskup Pierre Bach, mantan Vikar Apostolik Thaket – Savannaket di Laos, beliau bertanggung jawab atas warga Laos diaspora.
Uskup Visanukorn Upama dari Gereja Lutheran Evangelis Thailand
Dr. Banjong Chomphuwong, Wakil Moderator Gereja Kristus di Thailand.
Mgr Dennis dari Nunciatur Apostolik

Rev. Oleg Cherepanin, perwakilan Gereja Orthodoks Rusia, Patriarkat Moskow.

Kami juga sangat bersyukur atas kehadiran para kaum muda dari Laos, Filipina, Hong Kong, Singapura & Malaysia, mereka datang secara khusus untuk acara doa ini.
Kami juga tidak lupa menyebutkan para kaum muda dari Myanmar dan India yang sedang menuntut ilmu di sini, di Bangkok.”

Di Asia

Di bulan Nopember 2007, Bruder Alois dan beberapa bruder akan ikut ambil bagian dalam acara-acara doa dan pertemuan-pertemuan di beberapa negara di Asia: di Katedral Maria Terangkat ke Surga Bangkok, Thailand; di Katedral St Yohanes dan di Katedral Kandungan Tanpa Cela, Hong Kong; sebuah pertemuan bagi kaum muda di Yogyakarta, Indonesia; juga akan dilakukan serangkaian kunjungan dan acara doa di Kamboja. Acara-acara ini sedang dipersiapkan dan untuk mengetahui lebih lanjut, lihat halaman-halaman terkait di bagian ini.

Printed from: http://www.taize.fr/id_article5466.html - 15 September 2019
Copyright © 2019 - Ateliers et Presses de Taizé, Taizé Community, 71250 France